Iklan Dua

Taufik Qul Rahman Pastikan Pembangunan Baru Ilir Terus Berlanjut, Warga Titip Aspirasi Soal Air Bersih

$rows[judul]

poroskaltim.com, BALIKPAPAN – Komitmen Anggota DPRD Kota Balikpapan dari Fraksi PKB, Taufik Qul Rahman, dalam mengawal pembangunan di Kelurahan Baru Ilir kembali ditegaskan saat menggelar reses di Balai Desa RT 36, Sabtu (4/7/2026). Di hadapan puluhan warga, Taufik memastikan sejumlah program pembangunan akan terus diperjuangkan agar segera terealisasi sesuai kebutuhan masyarakat.

Kegiatan yang dihadiri Lurah Baru Ilir, konsultan pembangunan posyandu, tokoh masyarakat, dan para ketua RT tersebut berlangsung penuh keakraban. Warga tampak antusias mengikuti jalannya dialog, meski sebagian besar lebih memilih mendengarkan pemaparan program pembangunan yang telah dan akan dilaksanakan di wilayah mereka.

Dalam pemaparannya, Taufik menjelaskan beberapa program prioritas yang menjadi perhatian, di antaranya pembangunan Balai Desa RT 36, lanjutan pengaspalan Jalan Al Falah, renovasi Masjid Al Falah, serta pembangunan gedung serbaguna di Jalan Al Falah yang berada tepat di depan Puskesmas Baru Ilir. Gedung tersebut sebelumnya dimanfaatkan sebagai kantor sementara LPM Kelurahan Baru Ilir.


Menurutnya, pembangunan tersebut bukan sekadar menghadirkan bangunan baru, tetapi juga memberikan ruang yang lebih layak bagi masyarakat untuk menjalankan aktivitas pemerintahan, keagamaan, maupun kegiatan sosial kemasyarakatan.

"Pembangunan di Baru Ilir harus terus berjalan dan benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. Saya ingin setiap program yang sudah direncanakan dapat terealisasi dengan baik, mulai dari infrastruktur jalan, fasilitas pelayanan masyarakat, hingga rumah ibadah. Semua ini merupakan bagian dari upaya meningkatkan kualitas hidup warga Baru Ilir," kata Taufik.

Menariknya, dari berbagai program yang dipaparkan, aspirasi yang paling banyak disampaikan warga bukan mengenai pembangunan fisik, melainkan persoalan distribusi air bersih PDAM yang dinilai masih belum maksimal di sejumlah kawasan.

Menanggapi hal itu, Taufik berjanji akan membawa persoalan tersebut ke forum pembahasan bersama pemerintah daerah dan instansi terkait agar segera mendapatkan solusi.

"Pembangunan fisik memang penting, tetapi pelayanan dasar seperti air bersih juga tidak boleh diabaikan. Keluhan masyarakat mengenai distribusi air akan kami sampaikan dan kawal hingga ada langkah nyata dari pihak terkait. Itulah fungsi reses, mendengar langsung persoalan masyarakat agar bisa kami perjuangkan di DPRD," tegasnya.

Ia berharap sinergi antara pemerintah, DPRD, dan masyarakat terus terjalin sehingga pembangunan di Kelurahan Baru Ilir dapat berjalan secara merata dan menjawab kebutuhan warga.

Bagi Taufik, keberhasilan pembangunan tidak hanya diukur dari berdirinya bangunan baru, tetapi juga dari meningkatnya kualitas pelayanan publik dan kesejahteraan masyarakat yang merasakan langsung manfaat dari setiap program yang dijalankan. (adv/rud)

Tulis Komentar

(Tidak ditampilkan dikomentar)