Iklan Dua

Komisi III Salurkan Bantuan untuk Korban Rumah Roboh di Klandasan Ulu

$rows[judul]

Poroskaltim.com, BALIKPAPAN - Komisi III DPRD Kota Balikpapan menyalurkan bantuan sosial (bansos) kepada warga yang menjadi korban rumah roboh akibat diterjang ombak di Jalan Jenderal Sudirman, RT 9, Kelurahan Klandasan Ulu, Kecamatan Balikpapan Kota, Senin (13/7/2026).

Adapun bantuan tersebut diserahkan langsung oleh Ketua Komisi III DPRD Balikpapan, Yusri, didampingi Wakil Ketua Komisi III Halili, Sekretaris Komisi III Ari Sanda, serta sejumlah anggota Komisi III lainnya.

Diketahui sebelumnya, tiga unit rumah di permukiman atas air, di alamat tersebut ambruk total. Kerusakan itu terjadi setelah diterjang ombak besar setinggi lebih dari dua meter pada Jumat (10/7/2026) subuh. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Balikpapan mengonfirmasi bahwa total sebanyak jiwa dari 4 kepala keluarga (KK) yang terdampak langsung oleh musibah.

Yusri mengatakan bantuan yang diberikan merupakan bentuk kepedulian DPRD terhadap warga yang sedang tertimpa musibah. Meski nilainya tidak besar, ia berharap bantuan tersebut dapat meringankan beban keluarga yang rumahnya roboh.

"Kami berharap bantuan ini bisa sedikit meringankan beban keluarga yang terdampak. Semoga apa yang kami lakukan hari ini juga dapat menjadi penyemangat bagi pihak lain, termasuk organisasi perangkat daerah (OPD), untuk ikut membantu warga yang mengalami musibah," ujarnya.

Selain menyalurkan bantuan, Komisi III DPRD Balikpapan juga akan berkoordinasi dengan Dinas Perumahan dan Permukiman (Disperkim) agar korban dapat memperoleh bantuan pembangunan kembali rumah yang rusak.

"Nanti kami akan melaporkan kondisi ini kepada Disperkim. Mudah-mudahan ada tindak lanjut sehingga rumah warga yang roboh bisa mendapatkan bantuan untuk dibangun kembali," katanya.

Yusri menambahkan, bantuan yang disalurkan berasal dari kepedulian internal Komisi III DPRD Balikpapan. Namun, penyalurannya tetap membawa nama lembaga DPRD sebagai bentuk kebersamaan dalam membantu masyarakat.

Usai meninjau lokasi, Yusri mengaku prihatin melihat kondisi rumah yang rusak parah. Menurutnya, pemerintah daerah perlu mencari solusi jangka panjang agar kejadian serupa tidak kembali terjadi, terutama bagi permukiman yang berada di kawasan pesisir dan rawan terdampak gelombang.

"Kondisinya cukup memprihatinkan. Ke depan kami akan mendorong pemerintah daerah untuk mencari solusi terbaik agar musibah seperti ini tidak terus berulang dan masyarakat dapat tinggal dengan lebih aman," pungkasnya. (adv/man)

Tulis Komentar

(Tidak ditampilkan dikomentar)