poroskaltim.com, BALIKPAPAN – Persoalan pendidikan dan pelayanan air bersih menjadi perhatian utama Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kota Balikpapan dalam pandangan umum terhadap Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Pertanggungjawaban Pelaksanaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tahun Anggaran 2025.
Pandangan umum fraksi tersebut dibacakan oleh Muhammad Najib dalam rapat paripurna DPRD Kota Balikpapan yang digelar di Hotel Gran Senyiur, Senin (6/7/2026). Dalam kesempatan itu, Fraksi PDI Perjuangan menyampaikan sejumlah catatan dan rekomendasi kepada Pemerintah Kota Balikpapan sebagai bahan evaluasi terhadap pelaksanaan pembangunan selama tahun anggaran 2025.
Di sektor pendidikan, Fraksi PDI Perjuangan menilai masih terdapat berbagai persoalan yang memerlukan perhatian serius pemerintah. Mulai dari keterbatasan ruang kelas, ketimpangan fasilitas pendidikan di setiap kecamatan, hingga masih kurangnya tenaga pendidik yang berdampak pada kualitas layanan pendidikan di Kota Balikpapan.
Selain itu, fraksi juga meminta pemerintah segera memberikan kepastian terhadap status para guru yang hingga kini masih menunggu penyelesaian administrasi maupun pengangkatan. Menurut Fraksi PDI Perjuangan, ketersediaan tenaga pendidik yang memadai merupakan faktor penting dalam meningkatkan mutu pendidikan dan menjamin hak belajar seluruh peserta didik.
Tak hanya sektor pendidikan, pelayanan air bersih juga menjadi sorotan. Fraksi PDI Perjuangan menilai persoalan ketersediaan air bersih masih menjadi keluhan masyarakat di sejumlah wilayah. Oleh karena itu, pemerintah diminta melakukan pembenahan manajemen perusahaan penyedia air bersih agar pelayanan kepada masyarakat dapat berjalan lebih efektif, profesional, akuntabel, dan transparan.
Fraksi PDI Perjuangan menegaskan bahwa kebutuhan air bersih merupakan salah satu layanan dasar yang harus menjadi prioritas pemerintah, terlebih dengan semakin meningkatnya jumlah penduduk dan kebutuhan masyarakat terhadap layanan publik yang berkualitas.
Melalui pandangan umum tersebut, Fraksi PDI Perjuangan berharap Pemerintah Kota Balikpapan dapat menjadikan sektor pendidikan dan pelayanan air bersih sebagai prioritas dalam perencanaan pembangunan ke depan. Dengan langkah tersebut, diharapkan kualitas pelayanan publik terus meningkat dan mampu memberikan manfaat yang lebih besar bagi masyarakat Kota Balikpapan. (adv/rud)
Tulis Komentar