poroskaltim.com, BALIKPAPAN – Persoalan pelayanan air bersih, banjir, pemadaman listrik bergilir hingga antrean bahan bakar minyak (BBM) menjadi sorotan utama Fraksi NasDem DPRD Kota Balikpapan dalam rapat paripurna penyampaian pemandangan umum terhadap pertanggungjawaban pelaksanaan APBD Tahun Anggaran 2025. Senin (6/7/2026)
Fraksi NasDem menilai berbagai persoalan tersebut masih menjadi keluhan masyarakat yang hingga kini membutuhkan solusi nyata dari Pemerintah Kota Balikpapan.
Salah satu perhatian utama adalah pelayanan Perumda Tirta Manuntung Balikpapan (PDAM). Fraksi NasDem menyoroti distribusi air yang masih sering terganggu akibat kebocoran pipa, kualitas air yang keruh dan berbau, lambatnya penyambungan instalasi baru, hingga minimnya jaringan pipa induk di sejumlah kawasan.
Selain itu, Fraksi NasDem juga meminta pemerintah melakukan evaluasi menyeluruh terhadap program pengendalian banjir, khususnya di kawasan DAS Ampal yang dinilai belum memberikan hasil sesuai harapan masyarakat.
Di sektor pendidikan, Fraksi NasDem berharap proses penerimaan peserta didik baru berjalan transparan serta diikuti penambahan sekolah baru pada kawasan dengan pertumbuhan penduduk yang tinggi.
Tak hanya itu, pemadaman listrik bergilir yang berdampak terhadap aktivitas ekonomi masyarakat juga menjadi perhatian serius. Fraksi meminta Pemerintah Kota segera berkoordinasi dengan pihak terkait agar persoalan tersebut tidak terus merugikan pelaku usaha.
Masalah antrean BBM subsidi juga dinilai perlu segera dibenahi. Fraksi NasDem meminta pemerintah melakukan kajian terhadap sistem distribusi BBM agar penyalurannya lebih tepat sasaran, terutama bagi masyarakat dan pelaku usaha kecil yang sangat bergantung pada BBM bersubsidi.
Fraksi NasDem berharap berbagai persoalan yang bersentuhan langsung dengan masyarakat menjadi prioritas pemerintah dalam penyusunan kebijakan pembangunan ke depan. (adv/rud)
Tulis Komentar