Poroskaltim.com, BALIKPAPAN - Anggota DPRD Kota Balikpapan dari Fraksi PKB, Taufik Qul Rahman, memimpin kegiatan gotong royong membersihkan puing-puing bekas kebakaran di Jalan Al Falah, Kelurahan Baru Ilir, Kecamatan Balikpapan Barat, Minggu (5/7/2026).
Sejak pagi, Taufik yang juga menjabat sebagai Ketua Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM) Kelurahan Baru Ilir bersama warga, pengurus RT, relawan, dan tokoh masyarakat bergotong royong mengangkat material bangunan yang hangus terbakar, membersihkan sisa-sisa puing, serta membuka akses di sekitar lokasi agar proses pemulihan dapat segera dilakukan.
Menurut Taufik, kegiatan gotong royong ini merupakan bentuk kepedulian terhadap warga yang menjadi korban musibah sekaligus upaya mempercepat proses penataan kembali lingkungan.
"Kami hadir bukan hanya memberikan semangat, tetapi juga ikut bekerja bersama warga membersihkan lokasi. Semoga melalui kebersamaan ini para korban dapat segera bangkit dan memulai kembali kehidupan mereka," ujar Taufik di sela-sela kegiatan.
Ia juga mengapresiasi tingginya solidaritas masyarakat Baru Ilir yang tanpa diminta datang membantu para korban. Menurutnya, semangat gotong royong menjadi kekuatan utama dalam menghadapi musibah.

Kegiatan pembersihan dilakukan di lokasi kebakaran yang beberapa hari sebelumnya dilanda musibah hebat. Kebakaran terjadi pada Kamis malam sekitar pukul 22.30 WITA di Jalan Al Falah yang berbatasan dengan Jalan Dahor, Kelurahan Baru Ilir.
Peristiwa tersebut mengakibatkan empat rumah mengalami rusak berat dengan 10 kepala keluarga atau 38 jiwa terdampak. Selain itu, empat rumah mengalami rusak ringan yang dihuni empat kepala keluarga dengan 11 jiwa, serta satu rumah lainnya ikut terdampak.
Musibah itu juga memengaruhi aktivitas pendidikan anak-anak korban. Data sementara mencatat lima siswa Sekolah Dasar (SD), satu siswa Sekolah Menengah Pertama (SMP), dan satu anak yang akan masuk Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) menjadi korban terdampak.
Usai kebakaran, LPM Kelurahan Baru Ilir langsung membuka posko bantuan untuk memudahkan penyaluran logistik serta pendataan kebutuhan warga. Pemerintah melalui Dinas Sosial juga telah menyalurkan bantuan darurat berupa makanan siap saji bagi para korban.
Sebelumnya, Ketua RT 39 Kelurahan Baru Ilir mengungkapkan bahwa dirinya terbangun setelah mendengar teriakan warga yang meminta pertolongan akibat kebakaran. Berdasarkan informasi awal, api diduga berasal dari arus pendek listrik di salah satu rumah warga sebelum akhirnya menjalar dengan cepat ke bangunan lain di kawasan permukiman padat penduduk.
Meski tidak menimbulkan korban jiwa, kebakaran tersebut menyebabkan kerugian material yang cukup besar. Melalui kegiatan gotong royong ini, Taufik berharap proses pemulihan lingkungan dapat berjalan lebih cepat sehingga warga yang terdampak dapat segera membangun kembali tempat tinggal mereka.
"Gotong royong adalah kekuatan masyarakat kita. Dengan kebersamaan, beban yang berat akan terasa lebih ringan. Kami akan terus mendampingi warga hingga proses pemulihan selesai," tutupnya. (adv/rud)
Tulis Komentar