poroskaltim.com, BALIKPAPAN – Optimalisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) dan percepatan pelaksanaan program pembangunan menjadi sorotan utama Fraksi Gerindra DPRD Kota Balikpapan dalam penyampaian pandangan umum terhadap Raperda Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Tahun Anggaran 2025 yang dibacakan oleh Ketua Komisi I DPRD Kota Balikpapan, Danang Eko Susanto, dalam rapat paripurna DPRD yang digelar di Hotel Gran Senyiur, Senin (6/7/2026)
Fraksi Gerindra menilai masih terdapat sejumlah potensi penerimaan daerah yang dapat dioptimalkan, salah satunya melalui pembenahan sistem perparkiran di kawasan-kawasan strategis Kota Balikpapan.
Menurut fraksi tersebut, pusat-pusat aktivitas ekonomi seperti kawasan kuliner memiliki potensi besar untuk meningkatkan PAD apabila dikelola secara profesional dan berbasis teknologi.
Selain parkir, Fraksi Gerindra juga meminta Pemerintah Kota memperkuat digitalisasi pelayanan Pajak Bumi dan Bangunan (PBB). Langkah tersebut dinilai penting untuk meningkatkan kepatuhan wajib pajak sekaligus memperluas basis penerimaan daerah.
"Kami berharap pemerintah terus melakukan transformasi digital agar pelayanan perpajakan semakin mudah diakses masyarakat dan mampu meningkatkan penerimaan daerah."
Fraksi Gerindra juga menyoroti pentingnya percepatan serapan anggaran. Menurut mereka, manfaat pembangunan akan lebih cepat dirasakan masyarakat apabila seluruh perangkat daerah mampu meningkatkan kualitas perencanaan dan mempercepat pelaksanaan program sejak awal tahun anggaran.
Melalui pandangan umumnya, Fraksi Gerindra meminta Wali Kota Balikpapan menjelaskan strategi pemerintah dalam mempercepat realisasi program pembangunan agar tidak menumpuk pada akhir tahun anggaran.
Meski menyampaikan sejumlah catatan, Fraksi Gerindra tetap mengapresiasi capaian Pemerintah Kota Balikpapan yang berhasil mempertahankan opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) atas laporan keuangan tahun 2025. Namun demikian, mereka menekankan bahwa keberhasilan tersebut harus mampu diterjemahkan menjadi peningkatan kualitas pelayanan publik yang dirasakan langsung oleh masyarakat. (adv/rud)
Tulis Komentar