Ya, hal itu disampaikannya saat menggelar reses masa sidang II di RT 05, Kelurahan Gunung Samarinda tepatnya di halaman SDN 007, Sabtu (2/5/2026).
Halili mengungkapkan, ambulans tersebut nantinya dapat digunakan oleh seluruh warga tanpa terkecuali, khususnya untuk kebutuhan mendesak seperti kondisi kedukaan maupun keperluan kesehatan lainnya.
“Ambulans ini bisa digunakan oleh siapa saja warga Gunung Samarinda. Yang penting penggunaannya dijaga dengan baik, termasuk pengemudinya harus berhati-hati agar kendaraan tetap awet,” ujarnya.
Ia menegaskan, layanan ambulans tersebut akan diberikan secara gratis kepada masyarakat. Namun, jika warga ingin berpartisipasi dalam biaya operasional seperti bahan bakar, hal itu dipersilakan secara sukarela.
“Dari saya gratis. Kalau ada yang ingin membantu untuk bensin, silakan, tapi tidak ada kewajiban,” tegas politisi PKB itu.
Menurut Halili, kebutuhan ambulans di wilayah tersebut memang cukup mendesak. Ia mengaku telah menerima banyak aspirasi dari warga, termasuk dari pengurus Masjid Al-Ikhlas RT 22 yang telah menyiapkan lokasi penempatan kendaraan.
Ke depan, pengelolaan ambulans akan dikoordinasikan bersama pengurus lingkungan di bawah naungan Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM) Kelurahan Gunung Samarinda, agar pemanfaatannya dapat berjalan optimal.
Halili juga menjelaskan, hingga saat ini belum terdapat usulan pengadaan ambulans dari pemerintah daerah dalam dokumen perencanaan resmi. Meski demikian, ia berjanji akan terus mendorong pengajuan tersebut melalui forum resmi seperti rapat dengar pendapat (RDP) dengan instansi terkait.
“Kalau nanti ada peluang di 2027, saya akan dorong pengadaan ambulans melalui anggaran pemerintah. Tapi jika belum memungkinkan, insya Allah saya upayakan sendiri, minimal ambulans bekas yang masih layak pakai,” jelasnya.
Ia menambahkan, yang terpenting adalah kendaraan tersebut dalam kondisi baik dan siap digunakan oleh masyarakat saat dibutuhkan.
“Yang penting tidak mogok dan bisa segera dimanfaatkan warga. Saya akan usahakan yang terbaik untuk masyarakat Gunung Samarinda,” pungkasnya. (adv/man)
Tulis Komentar