Iklan Dua

Antisipasi Sampah Laut, Dewan Dorong Penyediaan Tempat Sampah di Pesisir Klandasan Ilir

$rows[judul] Keterangan Gambar : Anggota DPRD Balikpapan, Siska Anggreni saat memberikan sambutan dalam kegiatan reses masa sidang II.

Poroskaltim.com, BALIKPAPAN - Anggota DPRD Kota Balikpapan, Siska Anggreni, mengupayakan penyediaan fasilitas tempat sampah di wilayah pesisir RT 29, Kelurahan Klandasan Ilir, Balikpapan Kota. 

Langkah ini dilakukan setelah ia menyerap langsung aspirasi warga terkait persoalan pengelolaan sampah, yang dinilai belum memenuhi standar kesehatan lingkungan.

Siska mengungkapkan, kondisi di kawasan pesisir tersebut masih dipenuhi sampah, terutama di area pinggiran laut. Minimnya fasilitas tempat sampah menjadi salah satu penyebab warga masih membuang sampah secara sembarangan.

“Tempat sampah ini sebenarnya hal sederhana, tetapi justru belum tersedia. Karena itu, kita upayakan agar fasilitas ini segera ada, supaya warga tidak lagi membuang sampah sembarangan,” ujarnya, usai menyerap aspirasi dalam reses masa sidang II di daerah tersebut, Sabtu (2/5/2026).

Dewan dapil Balikpapan Kota ini juga menyoroti perlunya koordinasi yang lebih baik di tingkat lingkungan, agar persoalan kebersihan dapat ditangani secara maksimal. 

Selain itu, Siska mendorong adanya sosialisasi yang lebih intens terkait pengelolaan sampah, khususnya di kawasan pesisir.

Menurutnya, persoalan sampah di wilayah laut bukan hanya terjadi di RT 29, tetapi juga di sejumlah titik lain di Balikpapan. Oleh karena itu, diperlukan sinergi dengan instansi terkait, termasuk Dinas Lingkungan Hidup (DLH), untuk menghadirkan program yang tepat sasaran.

Sementara itu, warga setempat, Herman, berharap adanya solusi konkret agar masyarakat tidak lagi membuang sampah ke laut. Ia menilai kondisi tersebut berpotensi membahayakan kesehatan, terutama bagi anak-anak yang kerap beraktivitas di sekitar perairan.

Menanggapi hal tersebut, Siska menegaskan pentingnya kesadaran bersama untuk menjaga lingkungan. Ia mengimbau warga agar menghentikan kebiasaan membuang sampah ke laut.

“Ini menyangkut kesehatan kita bersama, terutama anak-anak. Kita harus mulai dari diri sendiri untuk tidak membuang sampah ke laut,” tegasnya.

Sebagai langkah awal, Siska berkomitmen untuk mengupayakan penyediaan bak sampah di wilayah tersebut. Nantinya, tempat sampah akan dipisahkan antara sampah organik dan nonorganik guna mendukung pengelolaan yang lebih baik dan berkelanjutan. (adv/man)

Tulis Komentar

(Tidak ditampilkan dikomentar)