Iklan Dua

Fraksi PKB Tunggu Hasil Audit, Pembentukan Pansus RS Sayang Ibu Belum Diputuskan

$rows[judul] Keterangan Gambar : Ketua Fraksi PKB DPRD Balikpapan, Halili Adinegara. (foto: herman)

Poroskaltim.com, BALIKPAPAN - Ketua Fraksi PKB DPRD Kota Balikpapan, Halili Adinegara, kembali menegaskan sikap fraksinya terkait wacana pembentukan Panitia Khusus (Pansus) untuk proyek pembangunan Rumah Sakit (RS) Sayang Ibu di Balikpapan Barat.

Seperti diketahui, pembangunan RS Sayang Ibu yang berlokasi di Jalan Letjen Suprapto, Kelurahan Baru Ulu, hingga awal 2026 belum menunjukkan perkembangan signifikan. Meski telah dianggarkan selama dua tahun, progres fisik proyek baru mencapai sekitar 20 persen, terbatas pada pancangan bangunan di sisi kiri dan kanan lahan. Pekerjaan tanah urukan pun belum dilakukan, sehingga target operasional rumah sakit kembali mengalami penundaan.

Alhasil, kontrak proyek diputus, bahkan kontraktor diblacklist. Sementara warga masih harus bergantung pada Puskesmas 24 jam dengan keterbatasan dokter dan fasilitas.

Halili menyampaikan bahwa Fraksi PKB tetap solid mendukung pembentukan Pansus. Namun, keputusan tersebut masih menunggu hasil audit yang saat ini dilakukan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK).

“Kami menunggu hasil audit. Jika nanti ada temuan dari BPK maupun Inspektorat, tentu akan menjadi dasar untuk menjalankan Pansus, dengan tetap berkoordinasi melalui Ketua DPRD,” ujar Halili saat ditemui di kantor DPRD Balikpapan, Senin (23/2/2026).

Menurut pria yang juga selaku Wakil Ketua Komisi III DPRD Balikpapan ini, pembentukan Pansus harus didasarkan pada temuan yang jelas. Jika hasil audit tidak menemukan pelanggaran atau persoalan signifikan, maka tidak ada alasan untuk melanjutkan pembentukan Pansus.

Ia juga membantah adanya kabar bahwa salah satu fraksi telah menarik dukungan terhadap usulan Pansus. Hingga saat ini, kata Halili, Fraksi PKB belum mencabut surat usulan tersebut.

“Proses audit masih berjalan. Kita tunggu hasilnya secara resmi. Jika ada temuan, tentu akan kami tindak lanjuti,” tegasnya.

DPRD Balikpapan kini menanti hasil pemeriksaan lapangan sebagai dasar langkah politik dan pengawasan selanjutnya terhadap proyek RS Sayang Ibu. (adv/man)

Tulis Komentar

(Tidak ditampilkan dikomentar)