Iklan Dua

Pembangunan Gedung Baru DPRD Balikpapan Tembus 90 Persen, Ditarget Rampung 20 Desember

$rows[judul] Keterangan Gambar : Ketua DPRD Alwi saat melakukan peninjauan pembangunan gedung wakil rakyat yang baru. Bangunan itu diproyeksikan rampung akhir tahun 2025.

poroskaltim.com, BALIKPAPAN - Pembangunan gedung baru DPRD Balikpapan menunjukkan progres signifikan dan kini telah memasuki tahap akhir. Ketua DPRD Balikpapan, Alwi Al Qadri, bersama Ketua Komisi III DPRD Balikpapan, Yusri, meninjau langsung lokasi pembangunan pada Kamis dan Jumat (5/12/2025). Keduanya kompak menyebut bahwa progres pekerjaan telah mencapai 90 hingga 95 persen, melampaui ekspektasi menjelang akhir tahun.

Alwi yang menelusuri hampir seluruh bagian gedung mulai dari ruang paripurna, ruang rapat, hingga area layanan publik menilai percepatan pengerjaan membuka peluang bagi gedung tersebut untuk mulai difungsikan pada awal 2026. Ia mengapresiasi kerja masif penyedia proyek serta koordinasi dengan Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Balikpapan yang membuat progres berjalan lebih cepat dari target.

“Alhamdulillah, progresnya sudah 90 sampai 95 persen. Ini perkembangan yang sangat menggembirakan. Insya Allah tanggal 20 ini selesai. Mudah-mudahan awal tahun gedung DPRD yang baru ini sudah bisa kita gunakan,” ujarnya.

Senada dengan itu, Ketua Komisi III, Yusri, menyebut pelaksana proyek memastikan bangunan dapat dirampungkan dalam kondisi bersih pada 2022 Desember 2025. Meski masih terdapat beberapa penyempurnaan minor, secara keseluruhan gedung dinilai siap memasuki tahap operasional.

“Target tanggal 20 atau 22 nanti sudah benar-benar siap digunakan,” kata Yusri.

Gedung baru ini dirancang tidak hanya sebagai ruang kerja legislatif yang lebih representatif, tetapi juga sebagai pusat pelayanan publik yang lebih transparan dan mudah diakses. Ruang paripurna yang menghadap laut, ruang kerja fraksi, hingga fasilitas untuk komisi ditata untuk menunjang fungsi legislasi, pengawasan, dan penganggaran.

Salah satu fasilitas yang mendapat perhatian khusus adalah media center yang ditempatkan di lantai dasar. Fasilitas ini diharapkan memudahkan wartawan dalam mengakses informasi dan melakukan peliputan kegiatan dewan.

“Ini bagian dari komitmen untuk meningkatkan transparansi,” tegas Yusri.

Meski memasuki tahap final, Alwi menjelaskan sejumlah pekerjaan kecil seperti penyempurnaan pagar dan pengecoran ringan akan dialihkan ke tahap IV pada 2026. Ia menekankan bahwa kehadiran gedung baru harus menjadi pemantik semangat kerja legislatif agar pelayanan kepada masyarakat semakin maksimal.

“Kantor baru harus membawa semangat baru. Jadi kita harus tetap bekerja maksimal untuk memperjuangkan aspirasi masyarakat, jangan sampai kita terlalu nyaman lalu lupa tugas,” tutup Alwi. (lex)

Tulis Komentar

(Tidak ditampilkan dikomentar)