Iklan Dua

Imbau Masyarakat saat Sahur, Hj Kasmah: Selalu Waspada Bahaya Kebakaran

$rows[judul] Keterangan Gambar : Anggota Komisi I DPRD Balikpapan, Hj. Kasmah.

Poroskaltim.com, BALIKPAPAN - Saat sahur tiba, warga khususnya umat muslim di kota Balikpapan biasanya cenderung memanaskan atau memasak hidangannya terlebih dahulu.

Ya, hal itu kerap dilakukan, agar makanan tersebut terasa lebih enak disajikan dan disantap bersama keluarga.

Namun ketika memanaskan/memasak hidangan, terkadang warga lupa untuk mematikan alat memasaknya, sehingga dapat memicu hal-hal yang tidak terduga hingga kebakaran yang tak terelakkan.

Nah, hal tersebut menjadi perhatian Anggota Komisi I DPRD Kota Balikpapan, Hj. Kasmah, yang mengimbau kepada seluruh masyarakat supaya lebih berhati-hati setelah melaksanakan sahur pada bulan Ramadan ini.

"Intinya masyarakat yang sahur selalu waspada dari bahaya kebakaran," ujarnya saat ditemui di ruang kerjanya, pada Selasa (11/3/2025).

Kasmah sejatinya paham dengan kondisi masyarakat yang lelah saat berpuasa, baik disiang hari, begitupun setelah berbuka puasa pada waktunya. 

Dan ketika bangun sahur, warga biasanya masih tampak terlihat lelah, kendati harus menahan kantuk sembari memanaskan atau memasak kembali hidangannya. Nah, hal itu yang biasanya membuat warga terkadang lupa untuk mematikan kompor.

Bak sedia payung sebelum hujan, Kasmah meminta masyarakat untuk selalu waspada dan mengantisipasi segala kejadian, seperti kebakaran yang terjadi atas kelalaian manusia itu sendiri.

"Jangan sampai setelah kejadian baru kita menyesal. Jadi harus antisipasi sebelumnya dari kemungkin yang bisa terjadi. Selalu periksa serta mematikan kompor setelah memasak," tegas politisi Golkar itu.

 Selain itu, ia juga mengingatkan terkait faktor lain yang berpotensi menyebabkan terjadinya kebakaran, seperti korsleting listrik yang dipicu dari colokan berlebih dengan beban yang terlalu over.

"Colokan listrik juga mesti diperhatikan, khususnya bagi anak-anak yang kerap menggunakan handphone sambil dicas di terminal listrik yang kabel tidak dapat menopang semua beban, sehingga bisa menimbulkan korsleting," jelasnya. 

Kendati demikian, Kasmah mengaku prihatin kepada masyarakat yang terlanjur tertimpa musibah, begitupun dengan warga yang mengalami kebanjiran beberapa waktu lalu, diakibatkan intensitas curah hujan sangat tinggi.

"Saya prihatin kepada masyarakat yang mengalami musibah kebakaran saat bulan Ramadan menjelang Lebaran nanti, begitupun dengan yang kebanjiran kemarin. Tapi mau bagaimana lagi, kita sekarang ini menghadapi faktor cuaca yang lagi ekstrem," tutupnya. (man)

Tulis Komentar

(Tidak ditampilkan dikomentar)