poroskaltim.com, BALIKPAPAN – Musibah kebakaran terjadi di Jalan Al Falah, Kelurahan Baru Ilir, Kecamatan Balikpapan Barat, yang berbatasan dengan Jalan Dahor, pada Kamis malam sekitar pukul 22.30 WITA. Peristiwa tersebut mengakibatkan sejumlah rumah mengalami kerusakan berat dan ringan serta memaksa puluhan warga terdampak meninggalkan tempat tinggal mereka.
Berdasarkan data sementara, sebanyak empat rumah mengalami rusak berat yang dihuni oleh 10 kepala keluarga (KK) dengan 38 jiwa. Selain itu, empat rumah lainnya mengalami rusak ringan dengan 4 KK dan 11 jiwa, serta satu rumah terdampak akibat kebakaran tersebut.
Dampak kebakaran juga dirasakan oleh anak-anak yang tengah bersiap memasuki tahun ajaran baru. Tercatat terdapat lima siswa Sekolah Dasar (SD), satu siswa Sekolah Menengah Pertama (SMP), dan satu anak yang akan masuk Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) yang menjadi korban terdampak dalam peristiwa ini.
Ketua RT 39 Kelurahan Baru Ilir menuturkan, saat kejadian dirinya sudah beristirahat sejak pukul 21.00 WITA. Namun sekitar satu setengah jam kemudian, ia terbangun karena mendengar teriakan warga yang panik akibat kebakaran.
"Saya sudah tidur sekitar pukul 21.00 WITA. Tiba-tiba mendengar warga berteriak kebakaran. Saat keluar rumah, api sudah membesar dan warga berusaha melakukan pemadaman," ujarnya.
Berdasarkan informasi awal dari warga, kebakaran diduga berasal dari arus pendek listrik di rumah milik Jailani, yang beralamat di nomor 02 RT 39. Api kemudian dengan cepat merambat ke bangunan lain yang berada di kawasan permukiman padat penduduk tersebut.
Salah seorang warga yang rumahnya ikut terbakar mengaku terkejut karena api tiba-tiba muncul dan membesar hingga menjalar ke bagian lantai atas rumahnya.
Pasca kejadian, Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM) Kelurahan Baru Ilir langsung membuka posko bagi korban kebakaran guna memudahkan penyaluran bantuan dan pendataan kebutuhan warga terdampak.
Sementara itu, bantuan darurat mulai disalurkan oleh pemerintah melalui Dinas Sosial berupa nasi bungkus untuk memenuhi kebutuhan konsumsi para korban.
Ketua LPM Kelurahan Baru Ilir, Taufik Qul Rahman, menyampaikan rasa prihatin dan belasungkawa atas musibah yang menimpa warganya. Meski saat ini sedang berada di luar kota, ia memastikan koordinasi penanganan korban terus dilakukan.
"Saya turut berbela sungkawa atas musibah kebakaran yang terjadi. Saat ini saya sedang berada di luar kota, namun kami tetap berkoordinasi agar kebutuhan para korban dapat segera ditangani melalui posko yang telah dibuka," ujar Taufik.
Hingga berita ini diturunkan, penyebab pasti kebakaran masih menunggu hasil penyelidikan pihak berwenang. Tidak ada laporan korban jiwa dalam peristiwa tersebut, namun kerugian material diperkirakan cukup besar. Petugas bersama warga masih melakukan pendataan lanjutan terhadap rumah dan keluarga yang terdampak. (rud)
Tulis Komentar