Keterangan Gambar : Halili Adinegara
Poroskaltim.com, BALIKPAPAN - Upaya peningkatan fasilitas penunjang kegiatan masyarakat di tingkat RT terus didorong. Salah satunya melalui rencana pengadaan tenda yang dinilai menjadi kebutuhan penting bagi warga dalam berbagai kegiatan sosial dan kemasyarakatan.
Ya, hal tersebut diutarakan oleh Anggota DPRD Kota Balikpapan, Halili Adinegara saat menggelar "Dialog Warga" di RT 51, Kelurahan Gunung Samarinda, Kecamatan Balikpapan Utara, Minggu (15/3/2026).
Halili mengungkapkan, usulan pengadaan tenda tersebut telah masuk dalam rencana program ke depan dan berpotensi diajukan dalam anggaran tahun 2027, jika kondisi keuangan daerah memungkinkan.
Menurutnya, selama ini permintaan pengadaan tenda kerap disampaikan oleh para Ketua RT maupun tokoh masyarakat. Karena itu, pihaknya mulai melakukan perhitungan kebutuhan anggaran secara kasar.
“Kalau kita hitung sederhana, satu tenda diperkirakan sekitar Rp10 juta. Dari total 59 RT, dikurangi tiga yang tidak mengajukan, berarti ada 56 RT. Jadi kebutuhan anggarannya sekitar Rp560 juta,” jelas Dewan Daerah Pemilihan (Dapil) Balikpapan Utara itu.
Ia menegaskan, rencana tersebut bukan bentuk janji politik atau upaya mencari dukungan, melainkan bagian dari komitmen untuk memenuhi kebutuhan riil masyarakat di lingkungan.
“Kami tidak datang tiba-tiba saat butuh dukungan. Sejak awal kami selalu hadir dan berinteraksi langsung dengan masyarakat. Silakan masyarakat yang menilai,” ujarnya.
Lebih lanjut, pria yang duduk sebagai Wakil Ketua Komisi III di gedung DPRD Balikpapan itu juga menekankan pentingnya keterbukaan komunikasi antara wakil rakyat dan masyarakat. Warga diharapkan tidak ragu untuk menyampaikan aspirasi maupun kebutuhan di lingkungan masing-masing.
Untuk mempermudah komunikasi, ia bahkan membuka ruang diskusi melalui berbagai forum, termasuk pertemuan informal bersama warga dan grup komunikasi yang melibatkan pengurus lingkungan.
“Kami ingin semuanya terbuka. Apa yang menjadi kebutuhan masyarakat, silakan disampaikan. Selama itu untuk kepentingan bersama, tentu akan kami perjuangkan,” tambah Halili.
Kendati begitu, Halili berharap, dengan sinergi yang baik antara masyarakat, tokoh lingkungan, dan pemerintah, berbagai kebutuhan dasar di tingkat RT dapat terpenuhi secara bertahap dan berkelanjutan. (adv/man)
Tulis Komentar