Iklan Dua

Tempati Gedung Baru DPRD Balikpapan, Halili Adinegara Soroti Sejumlah Fasilitas yang Masih Kurang

$rows[judul] Keterangan Gambar : Halili saat mencoba ruangan barunya di kantor baru DPRD Kota Balikpapan.

Poroskaltim.com, BALIKPAPAN - Wakil Ketua Komisi III DPRD Kota Balikpapan, Halili Adinegara, mengaku cukup puas setelah menempati ruang kerja barunya di lantai dua gedung baru DPRD Kota Balikpapan.

Ya meski demikian, Halili menyebut masih terdapat sejumlah fasilitas yang perlu dibenahi agar gedung baru tersebut dapat menunjang aktivitas anggota DPRD, khususnya dalam menjalankan tugas dan menerima masyarakat.

Halili menyampaikan hal tersebut setelah meninjau ruang kerja barunya dan melihat sejumlah fasilitas di gedung baru DPRD Balikpapan, Senin (10/8/2026).

“Alhamdulillah, hari ini kami selaku anggota DPRD Kota Balikpapan mulai menempati ruangan baru masing-masing. Setelah beberapa tahun menunggu, akhirnya saatnya kami pindah dari gedung lama ke gedung baru,” ujar Halili.

Menurutnya, perpindahan ke gedung baru tersebut patut disyukuri karena anggota DPRD kini memiliki fasilitas yang lebih representatif untuk menunjang kegiatan kedewanan.

Namun, ia mengakui masih terdapat beberapa kekurangan yang perlu diselesaikan. Halili berharap berbagai fasilitas yang belum tersedia dapat dilengkapi secara bertahap.

“Tentunya kami tetap patut bersyukur karena sudah mendapatkan fasilitas yang bisa ditempati. Walaupun sampai saat ini masih ada kekurangan, nanti sambil berjalan insyaallah akan kita benahi sampai semuanya selesai,” katanya.

Salah satu fasilitas yang masih menjadi catatan adalah ketersediaan air. Halili mengatakan, hingga saat dirinya menempati ruangan tersebut, fasilitas air belum tersedia.

“Untuk fasilitas memang masih banyak yang perlu dilengkapi. Kami juga masih menunggu arahan dari pimpinan. Salah satunya air yang sampai sekarang belum ada,” jelasnya.

Ia menyebut berdasarkan informasi dari Ketua DPRD Balikpapan, pemasangan fasilitas air tersebut dijadwalkan dilakukan pada Senin oleh Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kota Balikpapan.

“Informasi dari Ketua DPRD, hari ini air akan dipasang oleh Dinas PU karena fasilitas seperti air memang menjadi bagian yang dipasang oleh dinas terkait,” ujarnya.

Terkait ukuran ruang kerja, Halili menyebut ruangan yang ditempatinya tidak terlalu besar. Namun, ia menilai ukuran tersebut masih dapat disesuaikan dengan kebutuhan dan kondisi gedung.

“Kalau menurut saya, kita sesuaikan saja dengan keadaan gedung. Kalau dibilang tidak puas, namanya manusia mungkin tetap tidak puas. Tetapi apa adanya, ya kita tempati saja,” katanya.

Menurut Halili, ruang kerja anggota DPRD tidak harus dibuat terlalu besar atau mewah. Sebab, selain digunakan untuk bekerja, ruangan tersebut juga diperuntukkan menerima masyarakat yang datang untuk menyampaikan aspirasi.

Ia juga mempertimbangkan aspek biaya pemeliharaan gedung apabila fasilitas dan ruangan dibuat terlalu besar.

“Tidak perlu terlalu mewah. Yang ada kita manfaatkan karena ini terutama untuk menerima tamu dan masyarakat. Kalau diberikan gedung atau ruangan yang lebih besar, tentu biaya pemeliharaannya juga akan lebih besar,” jelasnya.

Halili berharap sejumlah kekurangan yang masih ditemukan dapat segera dibenahi secara bertahap sehingga gedung baru DPRD Balikpapan dapat digunakan secara optimal untuk menunjang pelaksanaan tugas para wakil rakyat.

“Yang penting kita syukuri dan kita gunakan fasilitas yang ada. Kekurangannya nanti sambil berjalan kita benahi,” tandasnya. (adv/man)

Tulis Komentar

(Tidak ditampilkan dikomentar)