Iklan Dua

Halili Adinegara Dorong Kelanjutan Pembangunan Jalan dan Drainase di Gunung Samarinda

$rows[judul] Keterangan Gambar : Halili Adinegara.

Poroskaltim.com, BALIKPAPAN - Anggota DPRD Kota Balikpapan dari daerah pemilihan (Dapil) Balikpapan Utara, Halili Adinegara, kembali menunjukkan komitmennya dalam mengawal dan memenuhi aspirasi masyarakat, khususnya terkait kebutuhan infrastruktur dasar.

Salah satu yang menjadi perhatian Halili adalah kelanjutan pembangunan jalan sekaligus pelebaran drainase di jalan pintas yang menghubungkan Strat 1 RT 18 dengan Strat 2 RT 19, Kelurahan Gunung Samarinda, Balikpapan Utara.

Halili mengatakan, sebagai anggota DPRD yang dipilih langsung oleh masyarakat, dirinya memiliki tanggung jawab untuk mengakomodasi aspirasi warga yang disampaikan kepadanya.

“Karena kami dipilih oleh masyarakat, tentunya permintaan masyarakat wajib kami akomodasi. Apalagi kebutuhan ini sudah lama disampaikan. Bahkan sebelum saya menjadi anggota DPRD, ketika masih menjadi Ketua LPM Gunung Samarinda, warga sudah meminta agar jalan tersebut dilebarkan,” ujar Halili saat ditemui di ruang kerjanya barunya kantor DPRD Balikpapan, Senin (10/8/2026).

Menurutnya, jalan pintas tersebut memiliki peran penting karena menjadi salah satu akses utama yang menghubungkan kawasan Strat 1 dan Strat 2. Namun, hingga saat ini masih terdapat beberapa bagian yang belum terselesaikan.

“Di situ merupakan akses utama antara Strat 1 dan Strat 2. Jadi jalan pintas. Sampai sekarang masih ada beberapa meter yang belum terlaksana. Mudah-mudahan ke depan saya bisa menyelesaikan pembangunan jalan yang berada di antara Strat 1 dan Strat 2, tepatnya di kawasan Patung Akabri,” jelasnya.

Selain pembangunan jalan, Halili juga telah mengakomodasi pengerjaan drainase di kawasan tersebut. Ia menyebut pekerjaan yang telah dilakukan tinggal dilanjutkan pada sejumlah bagian yang masih membutuhkan penanganan.

“Drainasenya juga sudah saya kerjakan. Tinggal melanjutkan saja. Mudah-mudahan berikutnya saya bisa mengakomodasi kegiatan pembangunan di RT 18 maupun RT 19,” katanya.

Halili menjelaskan, kebutuhan infrastruktur di kedua RT tersebut memang berbeda. RT 19 lebih membutuhkan pembangunan drainase, sementara RT 18 sebelumnya belum banyak mendapatkan sentuhan pembangunan infrastruktur.

“Kalau RT 19 memang membutuhkan drainase dan itu sudah pernah saya kerjakan waktu saya masih Ketua LPM Gunung Samarinda. Sementara RT 18 ini memang sebelumnya belum pernah tersentuh. Alhamdulillah, setelah saya menjadi anggota DPRD, kali ini bisa saya perjuangkan,” ujarnya.

Pembangunan yang dilakukan mencakup dua titik pekerjaan, yakni drainase dan semenisasi jalan. Untuk semenisasi, panjang jalan yang telah dikerjakan diperkirakan sekitar 100 meter dengan lebar sekitar 5,5 meter.

Namun, Halili mengatakan, warga mengusulkan agar pembangunan jalan tersebut dilanjutkan secara penuh sehingga seluruh akses dapat tersambung dan memberikan kenyamanan bagi masyarakat yang melintas.

“Kalau tidak salah, panjang awalnya sekitar 100 meter dengan lebar kurang lebih 5,5 meter. Tetapi masyarakat meminta agar diselesaikan secara penuh. Saya sendiri belum sempat mengecek langsung karena belum ada waktu turun ke lapangan,” ungkapnya.

Karena itu, Halili berencana melakukan peninjauan langsung dalam waktu dekat untuk memastikan bagian mana yang masih membutuhkan pembangunan maupun penyempurnaan.

“Insyaallah minggu depan saya akan turun ke lapangan. Nanti kita lihat mana yang masih kurang dan bagian mana yang perlu dilanjutkan,” katanya.

Ia menambahkan, keberadaan drainase menjadi salah satu kebutuhan penting di kawasan Gunung Samarinda. Sebelumnya, dirinya juga telah memperjuangkan pembangunan drainase di sejumlah titik di wilayah tersebut.

“Drainase memang penting. Di wilayah Gunung Samarinda, kurang lebih sudah ada 14 titik drainase yang saya kerjakan,” jelas Halili.

Menurutnya, pembangunan infrastruktur di kawasan Gunung Samarinda saat ini pada dasarnya tinggal melanjutkan dan menyempurnakan sejumlah bagian yang masih membutuhkan perhatian.

Ia menyebut, ketika dirinya masih menjabat sebagai Ketua Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM), sejumlah pembangunan jalan utama di wilayah tersebut juga telah diperjuangkan.

“Kalau untuk jalan di Gunung Samarinda, secara umum jalan utama sudah banyak yang saya selesaikan ketika masih menjadi Ketua LPM. Sekarang tinggal melanjutkan hal-hal yang lebih kecil dan menyempurnakan yang masih kurang,” pungkasnya. (adv/man)

Tulis Komentar

(Tidak ditampilkan dikomentar)